Operasi vs herbal

Suka geregetan klo ada penyakit medis yg CUMA ditangani obat-obatan herbal +. Ruqyah.😟😟😟

.

Belum 3bln saya lihat BB Ummahat itu udah susut banyakkkk.. Beliau yang biasanya klo beli baju k saya nanyain yg super jumbo, sekarang TDK lbh berisi dibandingkan saya yg emng mungil ini. 😔

.

“Ada pembengkakan kelenjar tiroid..”

“G disarankan operasi tadz?”

“Coba alternatif dulu..”

.

Whuahhhh sebel saya mpe suami yg mesti dengerin ocehan penting g penting saya 🤐🤐🤐

.

Bukan. Bukan saya g percaya dengan kekuatan doa, tapi rasa nya ikhtiar itu blm maximal aja. Toh dokter yg punya ilmu spesialis di bidang nya kita acuh kan gitu aja, lbh milih herbal yg -maaf- blm byk dibuktikan secara ilmiah, bahkan dosis pun blm jelas. Sementara agama ini begitu mengedepankan ilmu pengetahuan bukan?😔

.

Dokter vonis kista, mpe bertahun-tahun kita tunda operasi trus konsumsi ini itu herbal yg ditawarkan sales nya itu..

Bertahun-tahun berlalu, tubuh makin ringkih, hamil tak bisa, beraktivitas pun susah. Tapi masih kita mengandalkan obat herbal dan doa, padahal ada solusi yg ditawarkan oleh ahlinya.

.

Ketika tak ada perubahan, di tahun kelima akhirnya operasi dengan mengeluarkan kista 3kg beratnya, subhanallah..

Dan ternyata, sehat kan Alhamdulillah. Lalu hamil anak kedua, Masya Allah..

.

.

.

Di lain kisah, teman ini mengeluh sariawan beterusan. Dua tiga bulan blm ada perubahan. Enggan k dokter. Minum air ini itu. Herbal ini itu. Oh teman, kita punya saudara yg ahli masalah seperti ini.

.

6bln berlalu, sariawan makin menjadi, makan sudah tak mampu lagi. Baru lah pasrah dibawa ke dokter gigi. Dokternya kaget bukan kepalang. Langsung dirujuk k ahli bedah karena khawatir diagnosanya salah, sekedar memastikan. Dan ternyata benar. Itu bukan sariawan, tapi kanker lidah, innalilahi..

.

Tapi terlambat sudah kawan..

15x disinar tak bawa perubahan. Rencana kemoterapi ke 16, teman ini sudah tak tahan. Akhirnya berpulang ke pangkuan Tuhan.😭😭😭

.

.

Saya yg menikmati status sebagai pasien hanya ingin mengajak hati nurani mereka yg sakit utk lbh realistis. Sakit itu hadiah, kawan..

.

Bukan kah ketika kita bersabar Allah janjikan gugur dosa-dosa karena nya?

Sakit itu bukan aib..

Dan operasi itu bukan akhir segalanya..

Bisa jadi ia awal hidup bahagia..

.

Yg akhawat, jika terasa ada yg tak nyaman di bagian payudara, cek lah segera. Perlu curiga. Jika tak yakin, tanya ahlinya..Jgn sungkan hanya Krn tak ingin tersingkap aurat di hadapan bukan mahram lalu kita mengabaikan penyakit yg bisa saja merenggut nyawa kita tiba-tiba..

.

Bukan takut mati..

Tapi jika sakit bisa diobati, knp tak memaksimalkan ikhtiar ini??

.

.

Oh ya satu lagi..

Jika ahli mendeteksi sakit kita dan ada solusi medis nya, sempurna kan lah. Herbal sebagai penyempurna, bukan pengalihan ikhtiar kita..

Yakin lah, para dokter itu pun berjihad dg profesi mereka..

Berilah kesempatan mereka berkerja, lalu kita iringi doa tawakal kita..

Tidak semua sakit disarankan operasi..

Tapi jika dokter mengharuskan operasi, percayalah.. itu yg terbaik untuk saat ini..

Kenapa tidak kita coba sebagai ikhtiar total kita??

Advertisements