Ternyata MLM itu halal ini penjelasannya

Bismillah..
Saya senang dg euforia teman2 yg berniaga setelah Aksi 212 yg fenomenal itu..

Tapi yg saya sayangkan, kita seperti terhanyut dg sugesti bahwa muslim harus kaya tapi g tengok kiri kanan lagi ttg syariat nya.

.

Bolak balik saya ajak diskusi bbrp teman ttg MLM..

Dan terakhir, seorang teman nge-share Link fatwa MUI untuk mendukung pendapat nya bahwa bisnis yg ia jalankan itu halal dan sesuai Syariah.

.

.

.

Mampir lah saya ke laman ini.

๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

.

Isi nya ada 12 poin syarat yg harus dipenuhi suatu sistem bisnis penjualan langsung berjenjang atau yg lbh sering kita kenal dg istilah MLM..

.

Yuks kita kupas satu satu  ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š

.

๐Ÿ”ŽKetentuan Hukum๐Ÿ”Ž

Praktik PLBS wajib memenuhi ketentuan-ketentuan sebagai berikut:

1. Ada obyek transaksi riil yang diperjualbelikan berupa barang atau produk jasa.

๐Ÿ‘‰ Clear

.

2. Barang atau produk jasa yang diperdagangkan bukan sesuatu yang diharamkan dan atau yang dipergunakan untuk sesuatu yang haram

๐Ÿ‘‰ Clear

.

3. Transaksi dalam perdagangan tersebut tidak mengandung unsur gharar, maysir, riba, dharar, dzulm, maksiat

๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

โ›” Gharar

Di dalamnya terdapat bentuk ghoror (spekulasi tinggi atau untung-untungan) yang diharamkan syariโ€™at. Karena anggota tidak mengetahui apakah ia bisa menarik anggota yang lain ataukah tidak. Pemasaran berjenjang atau sistem piramida jika berlangsung, suatu saat akan mencapai titik akhir. Anggota baru tidaklah mengetahui apakah ketika menjadi bagian dari sistem, ia berada di level tertinggi sehingga bisa mendapat untung besar atau ia berada di level terendah sehingga bisa rugi besar. Kenyataan yang ada, anggota sistem MLM kebanyakan merugi kecuali sedikit saja yang berada di level atas sehingga beruntung besar. Jadi umumnya, sistem ini mendatangkan kerugian dan inilah hakekat ghoror. Ghoror adalah ada kemungkinan rugi besar atau untung besar. Padahal Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam telah melarang dari jual beli ghoror sebagaimana disebutkan oleh Muslim dalam kitab shahihnya.

.

โ›”Riba

Dalam fatwa Al Lajnah Ad Daimah no. 22935 tertanggal 14/3/1425 H menerangkan mengenai MLM yang terlarang Di dalamnya terdapat bentuk riba fadhl dan riba nasi-ah.

.

 Anggota diperintahkan membayar sejumlah uang yang jumlahnya sedikit lantas mengharapkan timbal balik lebih besar, ini berarti menukar sejumlah uang dengan uang yang berlebih. Ini jelas adalah bentuk riba yang diharamkan berdasarkan nash dan ijmaโ€™. Karena sebenarnya yang terjadi adalah tukar menukar uang. Dan bukan maksud sebenarnya adalah untuk menjadi anggota (seperti dalam syarikat)

.

.

.

.

.

.

4. Tidak ada harga/biaya yang berlebihan (excessive mark-up), sehingga merugikan konsumen karena tidak sepadan dengan kualitas/manfaat yang diperoleh;

.

.

5. Komisi yang diberikan oleh perusahaan kepada anggota baik besaran maupun bentuknya harus berdasarkan pada prestasi kerja nyata yang terkait langsung dengan volume atau nilai hasil penjualan barang atau produk jasa, dan harus menjadi *pendapatan utama* mitra usaha dalam PLBS;

.

.

.

.

6. Bonus yang diberikan oleh perusahaan kepada anggota (mitra usaha) harus jelas jumlahnya ketika dilakukan transaksi (akad) sesuai dengan target penjualan barang dan atau produk jasa yang ditetapkan oleh perusahaan

.

.

.

7.Tidak boleh ada komisi atau bonus secara pasif yang diperoleh secara reguler tanpa melakukan pembinaan dan atau penjualan barang dan atau jasa;

๐Ÿค”

.

.

8. Pemberian komisi atau bonus oleh perusahaan kepada anggota (mitra usaha) tidak menimbulkan ighra’.

.

๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

โ›”Ighra’ adalah daya tarik luar biasa yang menyebabkan orang lalai terhadap kewajibannya demi melakukan hal-hal atau transaksi dalam rangka mempereroleh bonus atau komisi yang dijanjikan.

.

.

9. Tidak ada eksploitasi dan ketidakadilan dalam pembagian bonus antara anggota pertama dengan anggota berikutnya;

.

.

.

.

10. Sistem perekrutan keanggotaan, bentuk penghargaan dan acara seremonial yang dilakukan tidak mengandung unsur yang bertentangan dengan aqidah, syariah dan akhlak mulia, seperti syirik, kultus, maksiat dan lain-lain;

.

Daftar cuma sekian ribu langsung dapat hadiah sekian ratus ribu itu termasuk poin riba.

.

.

11. Setiap mitra usaha yang melakukan perekrutan keanggotaan berkewajiban melakukan pembinaan dan pengawasan kepada anggota yang direkrutnya tersebut;..

.

.

12. Tidak melakukan kegiatan money game.

.

.

.

๐Ÿ“Kesimpulan lain-lain

๐Ÿ”ŽSeseorang yang bertujuan membeli produk saja tanpa ambil peduli dengan bonus yang dijanjikan perusahaan MLM karena ia merasa cocok dengan produknya, Maka konsumen ini sesungguhnya telah tertipu karena harga jual yang telah ditetapkan oleh perusahaan lebih dari 60% dianggarkan untuk pemberian bonus. Hal ini disepakati oleh seluruh perusahaan MLM. Maka pembeli yang hanya membeli barang saja dia telah tertipu karena harus membayar 60% dari harga barang untuk bonus orang-orang dalam jaringan, padahal ia membeli produk langsung dari tangan pertama.

Berbeda dengan harga yang sampai ke tangannya melalui sistem marketing biasa sekalipun termasuk biaya agen dan iklan, jika ia memotong jalur perantara maka dia dapat memperoleh potongan harga. Persentase lebih dari 60 untuk bonus dan kurang dari 40 untuk biaya produksi barang jelas bahwa status barang hanyalah sebagai kedok untuk melegalkan Pyramid Scheme, di mana yang diinginkan adalah uang dan bukan barang.

.

.

๐Ÿ”ŽAdapun pendapat bahwa komisi-komisi tersebut masuk dalam kategori hibah (hadiah), maka ini tidak benar. Andaikata pendapat itu diterima, maka tidak semua bentuk hibah itu boleh menurut syariโ€™at. Sebagaimana hibah yang terkait dengan suatu pinjaman utang termasuk dalam riba. 

.

Karena itu, Abdullah bin Salam berkata kepada Abu Burdah radhiyallahu โ€˜anhuma,
ุฅูู†ูŽู‘ูƒูŽ ุจูุฃูŽุฑู’ุถู ุงู„ุฑูู‘ุจูŽุง ุจูู‡ูŽุง ููŽุงุดู ุŒ ุฅูุฐูŽุง ูƒูŽุงู†ูŽ ู„ูŽูƒูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุฑูŽุฌูู„ู ุญูŽู‚ูŒู‘ ููŽุฃูŽู‡ู’ุฏูŽู‰ ุฅูู„ูŽูŠู’ูƒูŽ ุญูู…ู’ู„ูŽ ุชูุจู’ู†ู ุŒ ุฃูŽูˆู’ ุญูู…ู’ู„ูŽ ุดูŽุนููŠุฑู ุฃูŽูˆู’ ุญูู…ู’ู„ูŽ ู‚ูŽุชูู‘ ุŒ ููŽู„ุงูŽ ุชูŽุฃู’ุฎูุฐู’ู‡ู ุŒ ููŽุฅูู†ูŽู‘ู‡ู ุฑูุจู‹ุง
โ€œSesungguhnya engkau berada di suatu tempat yang riba begitu merajalela. Jika engkau memiliki hak pada seseorang kemudian dia menghadiahkan kepadamu sepikul jerami, sepikul gandum atau sepikul tumbuhan, maka hadiah itu adalah riba.โ€ (HR. Bukhari dalam kitab shahihnya). Dan hukum hibah dilihat dari sebab terwujudnya hibah tersebut. Karena itu beliau โ€˜alaihish shalatu wa sallam bersabda kepada pekerjanya yang datang lalu berkata, โ€œIni untuk kalian, dan ini dihadiahkan kepada saya.โ€ Beliau โ€˜alaihish shalatu wa sallam bersabda, โ€œBagaimana seandainya jika engkau tetap duduk di rumah ayahmu atau ibumu, lalu engkau menunggu apakah engkau mendapatkan hadiah (uang tips) atau tidak?โ€ (Muttafaqun โ€˜Alaih)

.
Komisi MLM sebenarnya hanyalah diperoleh karena bergabung dalam sistem pemasaran MLM. Apapun namanya, baik itu hadiah, hibah atau selainnya, maka hal tersebut sama sekali tidak mengubah hakikat dan hukumnya.

.

.

๐Ÿ”ŽSeseorang yang ikut bergabung dalam MLM dengan tujuan bonus. Karena, bonus yang dijanjikan untuk tahun pertama saja sangat besar dan jauh dibanding harga barang yang dipasarkan kepada kedua orang yang sekaligus merupakan downlinenya. Bahkan ada yg baru daftar udh dikasi bonus. Kerja belum udh dpt upah.
dan tujuan ini merupakan tujuan utama mayoritas orang-orang yang bergabung dalam MLM, yaitu memperoleh bonus puluhan juta rupiah. Dalam kasus ini jelas bahwa barang hanyalah sebagai kedok untuk melegalkan Pyramid Scheme yg sudah difatwakan haram.

.

.

๐Ÿ”ŽDari penjelasan di atas , untuk MLM dikatakan halal, bisnis tersebut HARUS TDK bersinggungan dengan satu poin saja dari 12 poin yg disampaikan oleh MUI.

.

.

.

Nah, Sudah aman kah bisnis mu ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š

.

.

Moga kita bisa benar-benar hijrah aamiin..

.

๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธUpdate 22 Maret 2017๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ

.

๐Ÿ’พ๐Ÿ’พ๐Ÿ’พSumber: 

https://almanhaj.or.id/3876-mlm-bolehkah.html

http://www.dsnmui.or.id/index.php?mact=News,cntnt01,detail,0&cntnt01articleid=78&cntnt01origid=59&cntnt01detailtemplate=Fatwa&cntnt01returnid=61 

http://www.assalammadani.or.id/2016/08/perbedaan-antara-riba-gharar-dan-maysir.html?m=1

https://rumaysho.com/2490-meninjau-hukum-mlm.html&ei=pxFzSDgX&lc=id-ID&s=1&m=945&host=www.google.co.id&ts=1487995341&sig=AJsQQ1AiSl4cJyAGtDFRV787buusXy4AQg

.

Advertisements